6 Beasiswa Kuliah yang Diberikan Oleh Pemerintah Indonesia Bagi Pelajar Daerah 3T

Desember 17, 2018

Setiap siswa SLTA pasti mendambakan untuk meneruskan jenjang pendidikannya di perguruan tinggi yang mereka inginkan dan impikan. Sebagian dari mereka mungkin mampu dalam hal ekonomi untuk berkuliah di universitas, baik swasta maupun negeri. Tetapi, banyak juga para siswa di SLTA yang masih bingung. Mereka ingin melanjutkan pendidikan untuk kuliah, namun mereka tak memiliki ekonomi yang cukup untuk menyokong biaya mereka selama kuliah di perguruan tinggi. Pemerintah hadir dengan membawa program beasiswa yang sengaja ditujukan untuk para siswa yang berprestasi namun kurang mampu dalam hal ekonomi. Beasiswa ini juga mengutamakan dan dikhususkan untuk siswa-siswa dari daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Beasiswa

Baca selengkapnya mengenai Swiss German University

Pemerintah selalu mengupayakan berbagai cara untuk menjembatani kesenjangan seperti itu. Tak hanya dari satu kementrian saja, pemerintah daerah pun turut andil. Mereka, para siswa dari daerah 3T, juga memiliki kesempatan untuk membangun lebih. Hal ini juga dilakukan demi pemerataan hak pendidikan anak bangsa di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu wadah dari peran perintah ini, yaitu adanya beasiswa yang memang dikhususkan untuk para pelajar dari daerah 3T. Berikut 6 beasiswa kuliah yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia bagi para pelajar daerah 3T.

1. Beasiswa Bidikmisi

Mungkin beasiswa yang satu ini telah banyak diketahui oleh masyarakat terutama di lingkungan sekolah. Selain bertujuan untuk membantu mereka yang kurang mampu dalam segi ekonomi, beasiswa ini juga diperuntukkan untuk siswa yang berprestasi dan memiliki potensi secara intelegensi.

Jadwal pendaftaran beasiswa bidikmisi biasanya berlangsung dari bulan Februari hingga bulan Desember. Nah … untuk persyaratnnya juga tidak terlalu sulit seperti usia maksimal untuk mendaftar adalah 21 tahun, selain itu juga tidak mampu secara ekonomi, pendidikan orang tua atau wali setinggi-tingginya S1 atau Diploma 4, berpotensi dalam hal akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari kepala sekolah, dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi. Setelah itu, para pendaftar akan mengikuti seleksi beasiswa di perguruan tinggi tersebut seperti verifikasi data dan wawancara.

2. Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Papua dan 3T

Beasiswa ini awalnya digagas pada tahun 2012. Sejak awal, beasiswa ini memang dikhususkan untuk para pelajar berprestasi dari Provinsi Papua dan Papua Barat. Namun setelah dilakukan evaluasi, program beasiswa ini akhirnya diperuntukkan juga untuk para pelajar yang berprestasi di daerah 3T.

Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para pelajar berprestasi untuk melanjutkan studi ke jenjang sarjana di 48 PTN dan 22 Politeknik di Indonesia. Pada tahun 2017, program beasiswa ADik-3T ini telah mencakup 50 Kab/Kota terbesar di dearah 3T.

Pendaftar harus berasal dari sekolah yang telah direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota tersebut. Selain itu Anda juga memerlukan rekomendasi dari Kepala Sekolah dan Pemda Kabupaten/Kota. Nantinya, para pendaftar akan mengikuti ujian tulis untuk menentukan kelulusan di perguruan tinggi. Tak hanya biaya pendidikan, biaya hidup juga diberikan melalui beasiswa ADik/3T ini. Anda bisa mengunjungi laman ristekdikti.go.id untuk informasi seputar beasiswa ini.

3. Beasiswa Pendidikan Indonesia Afirmasi

Beasiswa ini diperuntukkan oleh para pelajar yang ingin meneruskan pendidikannya di level pascasarjana. Beasiswa ini dinaungi oleh Kementrian Keuangan dan menyediakan 30% kuota beasiswanya untuk para pelajar yang berdomisili di daerah 3T setiap tahunnya.

Beasiswa Pendidikan Indonesia Afirmasi ini dibagi menjadi tiga kategori yaitu, kelompok masyarakat dari daerah perbatasan dan/atau daerah tertinggal, masyarakat yang mengabdi di daerah perbatasan dan/atau daerah tertinggal, serta alumni penerima beasiswa Bidikmisi ataupun kelompok masyarakat berprestasi dari keluarga miskin.

Untuk pendaftaran dibagi menjadi dua periode yaitu pada bulan April dan bulan Juli. Persyaratannya juga tidak terlalu banyak. Salah satu berkas persyaratan bagi pendaftar regular adalah nilai TOEFL minimal 550 atau IELTS 6,5 sedangkan untuk jalur afirmasi dapat berupa skor di bawahnya.

4. Beasiswa Masyarakat Berprestasi

Beasiswa ini merupakan salah satu beasiswa unggulan yang dikelola oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Beasiswa ini juga diperuntukkan bagi mereka yang tengah menjalani baik di dalam maupun luar negeri. Walaupun tak terlalu dicanangkan untuk daerah 3T, tapi beasiswa ini bisa juga dijangkau oleh pelajar yang terbatas bentangan geografis.

Persyaratan untuk mendapatkan beasiswa ini juga bisa dibilang cukup ketat baik untuk akreditasi institusi serta program studi, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), kecakapan berbahasa inggris dibuktikan dengan TOEFL ataupun IELTS, dan yang lainnya.

Meskipun persyaratannya cukup ketat, tapi fasilitas yang akan didapatkan saat lulus cukup menjanjikan, lho. Pendaftarannya dibuka dalam dua gelombang yaitu pada bulan Januari dan bulan Juni.

Baca selengkapnya mengenai kampus Swiss German University

5. Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi Islam (ADIKTIS)

Beasiswa ini untuk para pelajar di daerah 3T, kurang mampu secara ekonomi, dan berusia maksimal 24 tahun serta bersedia tinggal di asrama atau pondok pesantren kampus yang dikelola oleh delapan Perguruan Tinggi Agama Islam yang menjalin kerjasama dengan Ditjen Pendidikan Islam yang dinaungi oleh Kementrian Agama.

Seleksinya dilaksanakan pada bulan November dengan cara mendaftar di perguruan tinggi terkait atau langsung melalui Subdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Diktis Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta lantai VI. Beasiswa ini menawarkan biaya pendidikan, biaya hidup, serta pembinaan selama 4 tahun.

6. Beasiswa dari Pemerintah Daerah Setempat

Selain beasiswa dari beberapa kementerian tersebut, ternyata ada juga bantuan pendidikan yang dianggarkan oleh beberapa pemerintah daerah melalui kerjasama atau penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding). Sebagai contoh yaitu Kab. Nias Barat yang menggarkan dana untuk bantuan pendidikan bagi para pelajar berprestasi dari daerahnya yang lulus seleksi untuk melakukan studi di Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen dalam rangka memenuhi kebutuhan dokter di Kabupaten Nias Barat.

Apakah informasi ini bermanfaat?

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *